detikcom

Kecewa Layanan Purna Jual Garansi Sony

Soit - suaraPembaca
Rabu, 19/06/2013 11:30 WIB
Binjai - Pada tanggal 7 April 2013 saya membawa Sony Experia J ke cervice centre Era Fone di Plaza Medan Fair karena tidak bisa mendapatkan sinyal.

Diinformasikan bahwa untuk perbaikan Experia akan dikirimkan ke Jakarta dan paling cepat selesai 2 minggu.

Pada tanggal 1 Mei 2013 saya menyampaikan keluhan ke questions.id@support.sonymobile.com dan hanya mendapatkan nomor referensi 1-625900311 tanpa ada penjelasan lebih lanjut.

Melalui Facebook saya melayangkan keluhan ke Sony MobileID tanggal 14 Mei, disini saya mendapat tanggapan bahwa untuk perbaikan Experia harus menunggu kiriman spare part.

Namun yang mengecewakan adalah mengapa sudah 2 bulan berlalu perbaikan belum selesai?


Soit
Jl Teratai Baru, Binjai
xaintear@gmail.com
08126566606

(wwn/wwn)

Share:



 atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com,
Suara Pembaca Terbaru Index »
OpiniAnda Index »
  • Senin, 26/01/2015 09:04 WIB
    Pertobatan Moral dan Etis Penegak Hukum
    Drama hukum menegangkan bumi nusantara telah digelar nyata, bukan fiksi tapi realita. Sikap maryarakat nyata terbelah, tidak seperti Cicak vs Buaya jilid 1 yang sangat terang menderang seluruh komponen bangsa mendukung dibalik KPK.
ProKontra Index »

Jika Presiden Jokowi Berhentikan BW, BG Juga Harus Dinonaktifkan

Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto (BW) mengajukan berhenti sementara karena menjadi tersangka di Polri. Menurut peneliti ICW, Donal Fariz, bila Presiden nanti menerima pengunduran diri BW, maka Presiden juga harus menonaktifkan Komjen Budi Gunawan (BG) sebagai calon Kapolri. Apalagi kasus yang menjerat Komjen BG lebih krusial, yakni korupsi dibanding kasus yang menjerat BW, pidana biasa. Bila Anda setuju dengan Donal Fariz, pilih Pro!
Pro
74%
Kontra
26%
Poling Index »

Gubernur Jokowi akan memberlakukan sistem pelat nomor ganjil dan genap untuk mengurai kemacetan lalu lintas di Jakarta. Setujukah Anda dengan sistem ini?