detikcom

Tanggapan XL untuk Keluhan Bapak Daniel

Turina Farouk - suaraPembaca
Selasa, 04/06/2013 09:50 WIB
Jakarta - Menanggapi keluhan Bapak Daniel di Detik.com (02/06/2013) berjudul "Sistem XL Salah Mendeteksi OS Blackberry Pengguna", kami telah menghubungi Bapak Daniel untuk menyampaikan permohonan maaf.

Kami juga telah menindaklanjuti keluhan tersebut dan memberikan penjelasan atas keluhan yang dialami. Bapak Daniel dapat menerima penjelasan yang disampaikan.

Peningkatan kualitas layanan akan terus kami lakukan agar dapat memberikan layanan yang lebih baik lagi dimasa mendatang. Kami senantiasa terbuka untuk menerima masukan serta kritik dalam melakukan perbaikan layanan kami.

Demikian tanggapan kami. Untuk informasi mengenai XL, silakan menghubungi 817, 021 57959817/08170817707 dari telepon lainnya, mengunjungi XL Center terdekat, e-mail ke customerservice@xl.co.id atau melalui Twitter @XLCare dan Facebook XLCare. Atas perhatiannya kami ucapkan terima kasih.


Turina Farouk
Vice President Corporate Communication XL


(wwn/wwn)

Share:



 atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com,
OpiniAnda Index »
  • Sabtu, 12/07/2014 02:06 WIB
    Wisma Samudera, Aset Sejarah yang Terbiarkan
    Saat ditawan Belanda di Mentok sekitar tahun 1948, Bung Karno menyempatkan waktu untuk mengunjungi Toboali yang saat itu berstatus sebagai kewedanaan.
ProKontra Index »

Pemprov DKI Larang Aplikasi Taksi Uber

Baru diluncurkan sepekan, aplikasi penghubung taksi Uber langsung mendapat respons negatif dari Pemprov DKI. Alasan pelarangannya, mulai dari tak ada izin, tak ada kantor, tak mengikuti tarif resmi, berpelat hitam sehingga dikhawatirkan merugikan konsumen. Bila Anda setuju dengan Pemprov DKI yang melarang aplikasi taksi Uber, pilih Pro! Bila tidak setuju pelarangan taksi Uber, pilih Kontra!
Pro
89%
Kontra
11%
Poling Index »

Gubernur Jokowi akan memberlakukan sistem pelat nomor ganjil dan genap untuk mengurai kemacetan lalu lintas di Jakarta. Setujukah Anda dengan sistem ini?