detikcom

Mesin Setor Tunai BCA Bermasalah, Proses Pengembalian Uang Lama

Yosha Dwinara - suaraPembaca
Rabu, 27/03/2013 09:16 WIB
Bandung - (BCA sudah mengganti uang saya sesuai dengan jumlah yang ada)

Sabtu, 23 Maret 2013 sekitar pukul 12.30 saya melakukan transaksi di mesin setor tunai BCA Suniaraja sebesar Rp 1.550.000 dengan pecahan Rp. 100.000 dan Rp. 50.000.

Namun setelah itu mesin tersebut lama sekali tidak merespon dan kemudian tiba-tiba transaksi dibatalkan. Bukti transaksi tidak keluar dan saldo tidak bertambah.

Saya menghubungi HaloBCA dan diharuskan menunggu 7 hari kerja dan diberikan nomor panduan 21234987.

Yang ingin saya menanyakan adalah mengapa proses pengembalian uang memakan waktu sedemikian lama? Padahal ini adalah kesalahan dari mesin tersebut bukan kesalahan kami.

Mengingat saya sangat membutuhkan uang tersebut untuk biaya kuliah, apa tidak ada pertimbangan seandainya nasabah sangat membutuhkan uang tersebut?


Yosha Dwinara
Jl. Luna IV Bandung
yosharipuddin@hotmail.com
08999771015


(wwn/wwn)

Share:



 atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com,
OpiniAnda Index »
  • Jumat, 22/08/2014 08:51 WIB
    Lapangan Monas: Alun-alun Republik Indonesia
    Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan menata kembali manajemen kawasan Monumen Nasional, sehubungan dengan kesemerawutan pedagang kaki lima serta parkir liar di kawasan tersebut.
ProKontra Index »

Pemprov DKI Larang Aplikasi Taksi Uber

Baru diluncurkan sepekan, aplikasi penghubung taksi Uber langsung mendapat respons negatif dari Pemprov DKI. Alasan pelarangannya, mulai dari tak ada izin, tak ada kantor, tak mengikuti tarif resmi, berpelat hitam sehingga dikhawatirkan merugikan konsumen. Bila Anda setuju dengan Pemprov DKI yang melarang aplikasi taksi Uber, pilih Pro! Bila tidak setuju pelarangan taksi Uber, pilih Kontra!
Pro
90%
Kontra
10%
Poling Index »

Gubernur Jokowi akan memberlakukan sistem pelat nomor ganjil dan genap untuk mengurai kemacetan lalu lintas di Jakarta. Setujukah Anda dengan sistem ini?