detikcom

Mesin Setor Tunai BCA Bermasalah, Proses Pengembalian Uang Lama

Yosha Dwinara - suaraPembaca
Rabu, 27/03/2013 09:16 WIB
Bandung - (BCA sudah mengganti uang saya sesuai dengan jumlah yang ada)

Sabtu, 23 Maret 2013 sekitar pukul 12.30 saya melakukan transaksi di mesin setor tunai BCA Suniaraja sebesar Rp 1.550.000 dengan pecahan Rp. 100.000 dan Rp. 50.000.

Namun setelah itu mesin tersebut lama sekali tidak merespon dan kemudian tiba-tiba transaksi dibatalkan. Bukti transaksi tidak keluar dan saldo tidak bertambah.

Saya menghubungi HaloBCA dan diharuskan menunggu 7 hari kerja dan diberikan nomor panduan 21234987.

Yang ingin saya menanyakan adalah mengapa proses pengembalian uang memakan waktu sedemikian lama? Padahal ini adalah kesalahan dari mesin tersebut bukan kesalahan kami.

Mengingat saya sangat membutuhkan uang tersebut untuk biaya kuliah, apa tidak ada pertimbangan seandainya nasabah sangat membutuhkan uang tersebut?


Yosha Dwinara
Jl. Luna IV Bandung
yosharipuddin@hotmail.com
08999771015


(wwn/wwn)

Share:



 atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com,
Suara Pembaca Terbaru Index »
OpiniAnda Index »
  • Selasa, 16/09/2014 11:33 WIB
    'Mengobati' Pilkada Langsung Oleh Rakyat
    Penulis teringat seuntai kalimat ceramah Almarhum Dr.H. Zainuddin MZ, 'ibarat makan salak, bukan isinya yang kita makan tetapi kulitnya yang kita ambil lalu batunya kita telen, ya pasti rusak'.
ProKontra Index »

16 Kursi Menteri dari Parpol di Kabinet Jokowi Terlalu Banyak

Presiden Terpilih Jokowi telah mengumumkan postur kabinetnya. Jokowi memberi jatah 16 kursi untuk kader parpol. Menurut pengamat politik dari UIN Syarif Hidayatullah Gun Gun Heryanto, 16 kursi untuk kader parpol ini dinilai terlalu besar, tak sesuai harapan publik. Awalnya publik mengira jatah menteri untuk parpol jauh lebih sedikit. Bila Anda setuju dengan Gun Gun Heryanto, pilih Pro!
Pro
44%
Kontra
56%
Poling Index »

Gubernur Jokowi akan memberlakukan sistem pelat nomor ganjil dan genap untuk mengurai kemacetan lalu lintas di Jakarta. Setujukah Anda dengan sistem ini?