detikcom

Sawangan Village, Kapan Rumah Saya Selesai?

Irvan Suralansyah - suaraPembaca
Rabu, 09/05/2012 11:48 WIB
Tangerang - Saya melakukan pemesanan satu unit rumah di perumahan Sawangan Village-Sawangan Depok (PT Patrialan Utama Development) pada bulan Agustus 2010, awalnya dengan sistem KPR dari BTN.

Namun karena beberapa pertimbangan, KPR tersebut saya batalkan dan saya memutuskan untuk melunasi rumah tersebut dengan cara tunai bertahap. Pelunasan terakhir dilakukan pada 27 Mei 2011.

Berdasarkan PJB antara saya dengan pihak developer disebutkan bahwa serah terima rumah akan dilakukan selambat-lambatnya 8 bulan setelah pelunasan (27 Januari 2012).

Namun selama periode 8 bulan tersebut, progres pembangunan sangat sangat lambat dengan berbagai alasan seperti kesulitan material dan tukang.

Hingga akhirnya pada saat jatuh tempo serah terima, kondisi bangunan masih 39,17%. Setelah didesak, pihak developer menjanjikan akan melakukan serah terima rumah 30 Maret 2012 disertai pembayaran pinalti kepada saya.

Dan karena pembangunan belum selesai, pihak developer kembali menjanjikan akan menyelesaikannya pada 7 Mei 2012 dengan memberikan kompensasi atas keterlambatan tersebut.

Namun hingga saya membuat surat pembaca ini, belum ada informasi yang jelas dan resmi kapan rumah saya akan diselesaikan.


Irvan Suralansyah
Jl Pondok Cabe 5 Tangerang Selatan
isuralans@gmail.com
081314506450


(wwn/wwn)

Share:



Komentar (0 Komentar)

    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login
    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    Hubungi: sales[at]detik.com,
    Suara Pembaca Terbaru Index »
    OpiniAnda Index »
    • Senin, 20/05/2013 13:09 WIB
      Kode Moral dan Muktamar Pancasila
      Buku William A Smith menulis sebuah risalah pemikiran Paedagogy of the heart (2001;ix) seorang Freire mengatakan mari kita pertahankan harapan kendati realitas yang kejam mengajak kita untuk tidak berharap.
    ProKontra Index »

    Usut Aiptu Labora, Polri Jangan Ciut Usut Rekening Gendut Jenderal

    Polisi sangat blak-blakan mengungkap kasus rekening gendut yang dimiliki oleh Anggota Polres Raja Ampat, Papua, Aiptu Labora Sitorus. Komisioner Kompolnas, Hamidah Abdurahman mengatakan Polri juga harus terbuka dan berani jika itu menyangkut rekening para jendral. Bila Anda setuju dengan pernyataan Hamidah Abdurahman, pilih Pro!
    Pro
    67%
    Kontra
    33%
    Poling Index »

    Gubernur Jokowi akan memberlakukan sistem pelat nomor ganjil dan genap untuk mengurai kemacetan lalu lintas di Jakarta. Setujukah Anda dengan sistem ini?