detikcom

Kecewa dengan Service Center TAM MoI

Sumartini - suaraPembaca
Rabu, 09/05/2012 11:02 WIB
Jakarta - Pada tanggal 3 April yang lalu, saya membawa BlackBerry saya yang bermasalah dan harus diinstal ulang ke Service Center BlackBerry TAM di Mall of Indonesia (MoI).

Satu hari kemudian saya datang untuk mengambil BlackBerry yang katanya sudah di reinstal. Akan tetapi ketika saya mencoba untuk beberapa kali menghidupkan kembali, BlackBerry tetap bermasalah.

Customer service menjanjikan akan melakukan prosedur swap unit, dengan proses paling lambat 14 hari kerja.

Pada tanggal 17 April, saya menghubungi kembali dan mendapat kan informasi jika unit tersebut baru saja di check oleh teksini Blackberry TAM pusat. Customer service tidak dapat memastikan kapan unit tersebut bisa saya ambil.

Sampai dengan tanggal 4 Mei, ketika saya menghubungi berkali-kali ke Service Center BlackBerry TAM MoI, dikatakan bahwa unit sudah bisa diambil sejak 1 Mei.

Setelah saya datang, ternyata unit tersebut tidak di ganti seperti janji semula, melainkan hanya di perbaiki. Dan setelah saya complain keras akhirnya unit diganti dengan yang baru.

Yang saya kecewakan adalah tidak adanya tindakan koorperatif dan feed back dari pihak TAM, karena customer sendiri yang harus aktif untuk menghubungi.


Sumartini
Pondok Bambu, Jakarta Timur
sumartini_k18@yahoo.co.id
08999044992

(wwn/wwn)

Share:



Komentar (0 Komentar)

    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login
    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    Hubungi: sales[at]detik.com,
    Suara Pembaca Terbaru Index »
    OpiniAnda Index »
    • Senin, 20/05/2013 13:09 WIB
      Kode Moral dan Muktamar Pancasila
      Buku William A Smith menulis sebuah risalah pemikiran Paedagogy of the heart (2001;ix) seorang Freire mengatakan mari kita pertahankan harapan kendati realitas yang kejam mengajak kita untuk tidak berharap.
    ProKontra Index »

    Usut Aiptu Labora, Polri Jangan Ciut Usut Rekening Gendut Jenderal

    Polisi sangat blak-blakan mengungkap kasus rekening gendut yang dimiliki oleh Anggota Polres Raja Ampat, Papua, Aiptu Labora Sitorus. Komisioner Kompolnas, Hamidah Abdurahman mengatakan Polri juga harus terbuka dan berani jika itu menyangkut rekening para jendral. Bila Anda setuju dengan pernyataan Hamidah Abdurahman, pilih Pro!
    Pro
    100%
    Kontra
    0%
    Poling Index »

    Gubernur Jokowi akan memberlakukan sistem pelat nomor ganjil dan genap untuk mengurai kemacetan lalu lintas di Jakarta. Setujukah Anda dengan sistem ini?