detikcom

Tanggapan BNI Syariah untuk Keluhan Ibu Mira

Dade Dermawan - suaraPembaca
Selasa, 08/05/2012 13:07 WIB
Jakarta - Menanggapi keluhan Saudari Mira Nur Annisa di situs Detik.com tanggal 19 Maret 2012 perihal "Notification SMS Uang Masuk dan Keluar BNI Syariah", kami sampaikan terima kasih atas masukan yang Saudari sampaikan dan mohon maaf atas ketidaknyamanan yang Saudari alami.

Sehubungan hal tersebut kami pun telah menghubungi Saudari Mira Nur Annisa untuk menyampaikan penjelasan atas permasalahan dimaksud, Alhamdulillah permasalahan telah dapat diselesaikan dan Saudari Mira masih tetap menggunakan produk BNI Syariah.

BNI Syariah akan terus melakukan perbaikan agar dapat memberikan layanan prima kepada seluruh nasabah BNI Syariah.


Dade Dermawan
BNI Syariah

(wwn/wwn)

Share:



Komentar (0 Komentar)

    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login
    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    Hubungi: sales[at]detik.com,
    Suara Pembaca Terbaru Index »
    OpiniAnda Index »
    • Jumat, 17/05/2013 08:56 WIB
      KBT, Benahilah Sebelum Terlambat
      "Carilah ilmu sampai ke negeri China" demikian pesan Nabi. Hemat saya, Hadis Nabi itu sarat makna filosofis yang amat mendalam. Sedemikian pentingnya belajar ilmu tentang kebaikan sehingga jarak dan waktu tidak menjadi soal.
    ProKontra Index »

    Melawan KPK Jadi Bumerang Buat PKS

    PKS melakukan perlawanan ke KPK dengan akan melaporkan penyidik KPK ke Mabes Polri. Menurut konsultan politik Dimas Oky Nugroho dari Akar Rumput Strategic Political Consulting, aksi PKS ini justru akan menjadi bumerang, kehilangan simpati publik. Lebih baik, PKS tak ikut campur dalam kasus Luthfi Hasan Ishaaq. PKS bisa mencontoh partai lainnya bila berhadapan dengan KPK dengan melakukan pembersihan internal. Bila Anda setuju dengan pernyataan Dimas Oky Nugroho, pilih Pro!
    Pro
    46%
    Kontra
    54%
    Poling Index »

    Gubernur Jokowi akan memberlakukan sistem pelat nomor ganjil dan genap untuk mengurai kemacetan lalu lintas di Jakarta. Setujukah Anda dengan sistem ini?