detikcom

Janji Call Center Telkomsel tidak Ditepati

Handrie Pratomo - suaraPembaca
Senin, 23/04/2012 15:49 WIB
Jakarta - Pada tanggal 5 April 2012, saya mendatangi Grapari Wisma Alia untuk mendaftarkan aplikasi Top Up dan untuk notifikasi PIN akan dikirimkan langsung melalui SMS maksimal 3 hari kedepan.

Sampai tanggal 10 April 2012 saya belum menerima SMS PIN notifikasi sehingga saya menghubungi call center yang membantu membuatkan konfirmasi pelaporan untuk ditindaklanjuti dan meminta saya untuk menunggu dalam 3 hari kedepan lagi.

Tanggal 13 April 2012, karena belum juga menerima SMS PIN saya menghubungi kembali ke call center, yang mengatakan bahwa jika mau cepat, diminta untuk langsung ke Grapari Telkomsel.

20 April 2012, kembali saya menghubungi call center, saya dijanjikan bahwa permasalahan ini bisa selesai di hari itu juga. Namun hingga saat ini saya belum dihubungi atau mendapatkan SMS PIN, janji hanya tinggal janji, bukan bukti yang ditepati.


Handrie Pratomo
Jl Baling-baling, Jakarta Timur
h4ndrie@telkomsel.blackberry.com
08111493634

(wwn/wwn)

Share:



Komentar (0 Komentar)

    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login
    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    Hubungi: sales[at]detik.com,
    Suara Pembaca Terbaru Index »
    OpiniAnda Index »
    • Senin, 20/05/2013 13:09 WIB
      Kode Moral dan Muktamar Pancasila
      Buku William A Smith menulis sebuah risalah pemikiran Paedagogy of the heart (2001;ix) seorang Freire mengatakan mari kita pertahankan harapan kendati realitas yang kejam mengajak kita untuk tidak berharap.
    ProKontra Index »

    Usut Aiptu Labora, Polri Jangan Ciut Usut Rekening Gendut Jenderal

    Polisi sangat blak-blakan mengungkap kasus rekening gendut yang dimiliki oleh Anggota Polres Raja Ampat, Papua, Aiptu Labora Sitorus. Komisioner Kompolnas, Hamidah Abdurahman mengatakan Polri juga harus terbuka dan berani jika itu menyangkut rekening para jendral. Bila Anda setuju dengan pernyataan Hamidah Abdurahman, pilih Pro!
    Pro
    73%
    Kontra
    27%
    Poling Index »

    Gubernur Jokowi akan memberlakukan sistem pelat nomor ganjil dan genap untuk mengurai kemacetan lalu lintas di Jakarta. Setujukah Anda dengan sistem ini?