detikcom

Tagihan Indovision tidak Sesuai Paket

Imam Achmad Tarmizi - suaraPembaca
Kamis, 12/04/2012 14:04 WIB
Jakarta - Pada bulan lalu saya dikenakan tagihan Indovision sebesar Rp. 414.117 untuk 2 bulan. Customer Care Indovision menjelaskan bahwa saya ikut paket Galaxy + Fox Movie.

Padahal sejak dari awal berlangganan, saya ikut paket Venus dan tidak ada tambahan paket lainnya. Kemudian bukti pada waktu install saya kirimkan via email ke customer care, dengan bukti itu saya disuruh membayar sebesar Rp. 303.000 untuk 2 bulan.

Tapi pada bulan berikutnya muncul lagi tagihan bulanan sebesar Rp. 308.537, tentu saja saya merasa keberatan atas tagihan yang sebelumnya sudah saya anggap kembali normal.

Customer care berjanji akan merubah tagihan tersebut, tapi ketika saya bermaksud membayar tagiahan melalui ATM, jumlah tagihan belum dirubah.

Mohon tanggapan dari pihak terkait atas permasalahan yang sedang saya hadapi. Terima kasih.


Imam Achmad Tarmizi
Perumahan Mutiara Elok Blok A 26 Kreo Selatan, Tangerang
imamachmad60@yahoo.com
081808186198

(wwn/wwn)

Share:



Komentar (0 Komentar)

    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login
    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    Hubungi: sales[at]detik.com,
    Suara Pembaca Terbaru Index »
    OpiniAnda Index »
    • Jumat, 17/05/2013 08:56 WIB
      KBT, Benahilah Sebelum Terlambat
      "Carilah ilmu sampai ke negeri China" demikian pesan Nabi. Hemat saya, Hadis Nabi itu sarat makna filosofis yang amat mendalam. Sedemikian pentingnya belajar ilmu tentang kebaikan sehingga jarak dan waktu tidak menjadi soal.
    ProKontra Index »

    Melawan KPK Jadi Bumerang Buat PKS

    PKS melakukan perlawanan ke KPK dengan akan melaporkan penyidik KPK ke Mabes Polri. Menurut konsultan politik Dimas Oky Nugroho dari Akar Rumput Strategic Political Consulting, aksi PKS ini justru akan menjadi bumerang, kehilangan simpati publik. Lebih baik, PKS tak ikut campur dalam kasus Luthfi Hasan Ishaaq. PKS bisa mencontoh partai lainnya bila berhadapan dengan KPK dengan melakukan pembersihan internal. Bila Anda setuju dengan pernyataan Dimas Oky Nugroho, pilih Pro!
    Pro
    46%
    Kontra
    54%
    Poling Index »

    Gubernur Jokowi akan memberlakukan sistem pelat nomor ganjil dan genap untuk mengurai kemacetan lalu lintas di Jakarta. Setujukah Anda dengan sistem ini?