detikcom

Susahnya Unreg Paket BB 3

Andrew Leonardo - suaraPembaca
Minggu, 03/04/2011 21:52 WIB
Makassar - Saya berlangganan paket BB Gaul Bulanan dari 3 yang masa berlangganannya sampai dengan 2 April 2011. Pada tanggal 3 April 2011, tepatnya pukul 12 tengah malam, 3 tanpa konfirmasi terlebih dahulu melakukan perpanjangan otomatis paket BB saya dengan paket BB Gaul harian dikarenakan pulsa saya tidak cukup untuk perpanjangan BB Gaul bulanan.

Pada tanggal 3 April 2011 jam 2 sore, saya ingin menghentikan layanan BB Gaul harian yang dilakukan oleh 3 karena saya akan segera berlangganan paket BB Gaul Bulanan 3. Tetapi alangkah kecewanya saya ketika ingin menghentikan layanan BB Harian 3, prosesnya sangatlah lama.

Saya menelepon 3 care dan mendapatkan jawaban dari Custumer service bahwa sedang ada gangguan jaringan. Yang saya bingung adalah ketika memperpanjang layanan otomatis, jaringan 3 tidak mengalami gangguan, tetapi ketika ingin menghentikan layanan sangatlah susah.

Secara tidak langsung saya merasa pihak operator 3 memaksa saya untuk berlangganan paket BB Gaul hariannya yang leb ih mahal bila dibandingkan dengan BB Gaul Bulanan dari 3. Mohon penjelasan segera mengapa proses perpanjangan otomatis sangatlah lancar, tetapi proses pemberhentian sangatlah susah.

Apa benar jaringan operator besar seperti 3 sangatlah susah untuk meng-Unreg-kan layanannya. Bagaimana bisa bersaing dengan operator besar lainnya kalau untuk proses itu saja sangat susah sehingga pelanggan dikecewakan?


Andrew Leonardo
Jl Satelit A1/22 Taman Telkomas, Makassar
andrew_leonardo_alone@yahoo.com
08981592613


(wwn/wwn)

Share:



Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com,
Suara Pembaca Terbaru Index »
OpiniAnda Index »
ProKontra Index »

Tolak APBD DKI 2015, Parpol Lembek dan Mengecewakan

DPRD DKI menolak penggunaan APBD DKI 2015 setelah tak mau membahasnya lewat rapat Badan Anggaran. Tokoh antikorupsi Buya Syafii Maarif mengatakan sikap partai lembek dan mengecewakan. "Mereka menolak isu anggaran siluman tetapi mendukung atau tidak menarik diri dari Hak Angket. Padahal, Ahok diangket karena jelas menolak anggaran siluman itu," kata Buya Syafii. Bila Anda setuju pendapat Buya Syafii, pilih Pro!
Pro
100%
Kontra
0%
Poling Index »

Siapakah yang Anda anggap benar dalam kasus APBD DKI 2015?