detikcom

Tagihan Ebill Telkomsel Tidak Pernah Dikirim

Agustian Purnama - suaraPembaca
Senin, 10/01/2011 10:22 WIB
Jakarta - Pada tanggal 8 Oktober 2010, saya melakukan registrasi ebill Telkomsel untuk kedua nomor Halo saya di 08118880959 dan 08111805185, sejak registrasi sampai sekarang, saya tidak pernah mendapatkan email untuk tagihan kedua nomor tersebut.

Saya sudah melakukan komplain ke Customer Service di 111, sampai lebih dari 6x. Jawaban yang diterima selalu sama, yaitu "kami akan coba kirimkan manual, ditunggu maksimum 3 x 24jam". Setelah menunggu lebih dari 3 X 24 jam, email tagihan tak kunjung saya terima. Saya telepon kembali, dan selalu diberikan prosedur yang sama.

Saya sudah meminta Telkomsel untuk menghubungi saya, dimana masalahnya dan jika Ebill tidak bisa, diganti dengan tagihan kertas manual. Akan tetapi tidak pernah dapat tanggapan sama sekali, bahkan setelah berbulan-bulan tidak pernah ada pihak Telkomsel yang menghubugi saya terkait masalah ini

Permintaan customer untuk mendapatkan tagihannya adalah hal yang basic, sehingga customer bisa komplain jika tagihan tidak sesuai, akan tetapi saya tidak pernah tahu rincian tagihan saya seperti apa, hanya bisa terus membayar setiap bulan. Sudah komplain pun tidak ada tanggapan, seperti inikah pelayanan telkomsel sebagai operator terbesar di Indonesia, yang selalu mendapat penghargaan untuk layanan customer servicenya??.

Sungguh sangat mengecewakan. Jika tidak sanggup untuk memberikan layanan tagihan via email sebaiknya diperbaiki dulu sistemnya dan gunakan tagihan manual sistem surat.

Dengan surat pembaca ini saya harapkan tanggapan dari telkomsel, sebab sudah berbulan-bulan komplain saya tidak ditanggapi. Terima Kasih

Agustian Purnama
Teluk Gong, Jalan D3 Blok A12 no 10 RT05 RW 013,
Kelurahan Pejagalan, Kecamatan Penjaringan Jakarta Utara
agustian.purnama@gmail.com
08118880959


(wwn/wwn)

Share:



 atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com,
Suara Pembaca Terbaru Index »
OpiniAnda Index »
  • Sabtu, 12/07/2014 02:06 WIB
    Wisma Samudera, Aset Sejarah yang Terbiarkan
    Saat ditawan Belanda di Mentok sekitar tahun 1948, Bung Karno menyempatkan waktu untuk mengunjungi Toboali yang saat itu berstatus sebagai kewedanaan.
ProKontra Index »

Polisi akan Razia dan Bubarkan Sahur on The Road

Dari hari ke hari, Sahur on The Road (SOTR) alias sahur keliling yang awalnya niatnya baik, membagi-bagikan sahur ke warga tidak mampu, kini melenceng semakin meresahkan, melakukan vandalisme hingga pembacokan. Terakhir Senin (21/7) dini hari, beberapa korban pembacokan kelompok SOTR berjatuhan. Polda Metro Jaya akan merazia, membubarkan hingga menindak kelompok SOTR yang melakukan tindak pidana. Bila Anda setuju dengan tindakan Polda Metro Jaya, pilih Pro!
Pro
71%
Kontra
29%
Poling Index »

Gubernur Jokowi akan memberlakukan sistem pelat nomor ganjil dan genap untuk mengurai kemacetan lalu lintas di Jakarta. Setujukah Anda dengan sistem ini?