detikcom

Citilink yang Tidak Konsekuen Akan Janji

Welda Christina - suaraPembaca
Senin, 20/12/2010 09:42 WIB
FOTO: /ilus.
Jakarta - Saya sangat kecewa dengan Citilink. Sudah lebih sebulan lamanya yaitu terhitung dari tanggal 4 November 2010 CIMB Credit Card saya terdebet sampai over limit oleh Citilink.
Waktu itu saya mem-booking untuk penerbangan Jakarta - Denpasar untuk hari Jumat, 5 November 2010.

Waktu pertama kali saya komplain ke Call Center yaitu ditangani oleh Bapak Ubet, Beliau mengatakan proses uang saya kembali memakan waktu dua minggu. Beliau juga memohon maaf. Hal itu bisa terjadi karena kerusakan atau problem dari website.

Singkat cerita saya menyetujuinya. Tetapi, alangkah kagetnya saya mendapat telepon dari CIMB Niaga bahwa saya belum melakukan pembayaran untuk Bulan November. Saya lalu kembali telepon ke Citilink dengan Ibu Evy, Call Center dari Citilink, dan dia berjanji hari itu juga akan mengabari saya via telepon. Waktu itu nomor HP saya diminta.

Saya tunggu-tunggu sampai dengan detik ini dari pihak Citilink tidak ada yang menghubungi saya. Bila saya menghubungi Call Center Citilink di nomor 0804 1 080808 selalu line busy. Sementara nomor telepon lainnya yang ada di website yaitu (031) 5053763 jawaban melalui esin penjawab nomor ini telah berhenti berlangganan.

Sungguh kronis. Salah satu anak perusahan yang satu grup dengan Garuda Indonesia ni tidak profesional dalam menanggapi problem customer. Apalagi ini dikarenakan esalahan dari sistem Citilink. Mohon kiranya keluhan saya ini cepat ditangani.

Thanks & Best Regards,
Welda Christina
Jl Pengarengan Kalipasir No 21 C
Menteng Jakarta Pusat
welda_sirait@yahoo.com
081381878569



(msh/msh)

Share:



 atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com,
Suara Pembaca Terbaru Index »
OpiniAnda Index »
ProKontra Index »

Motor akan Dilarang Melintas di Jalan Protokol Jakarta

Pada Desember 2014 mendatang motor tidak diperbolehkan untuk melintas di Bundaran HI hingga Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat. Rencananya motor akan dilarang di semua jalan protokol yang ada di Jakarta. Bila Anda setuju dengan kebijakan Pemprov DKI ini, pilih Pro!
Pro
34%
Kontra
66%
Poling Index »

Gubernur Jokowi akan memberlakukan sistem pelat nomor ganjil dan genap untuk mengurai kemacetan lalu lintas di Jakarta. Setujukah Anda dengan sistem ini?