detikcom

Parkir Motor di Mall Central Park Butuh Perhatian Ekstra

Andoko Dean Lugisto - suaraPembaca
Kamis, 12/08/2010 16:27 WIB
Jakarta - Parkir motor di Mall Central Park Jakarta Barat membutuhkan perhatian ekstra. Setiap pukul 21.00 ketika arus kendaraan padat banyak motor yang melanggar peraturan dan memilih jalur pintas dengan lawan arah. Sungguh berbahaya.

Yang mengantri baik- baik dan mengikuti peraturan menjadi jengkel. Apalagi pihak petugas parkir terkesan sembrono dan menghalalkan cara pintas tersebut.

Saya sempat komplain kepada petugas yang ada di sana. Tapi, ditanggapi dengan dingin dan tidak bersahabat.

Mohon pihak Central Park menanggapi keluhan kami para pelanggan service parkir di sana. Hingga surat ini saya ketik parkir motor di sana masih saja tetap semrawut. Terima Kasih atas perhatiannya.

Andoko Dean Lugisto
Jalan Taman Ratu Blok G3 Nomor 2 Jakarta Barat
email_ke_dean@yahoo.com
02196102916


(msh/msh)

Share:



 atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com,
Suara Pembaca Terbaru Index »
OpiniAnda Index »
  • Sabtu, 12/07/2014 02:06 WIB
    Wisma Samudera, Aset Sejarah yang Terbiarkan
    Saat ditawan Belanda di Mentok sekitar tahun 1948, Bung Karno menyempatkan waktu untuk mengunjungi Toboali yang saat itu berstatus sebagai kewedanaan.
ProKontra Index »

Polisi akan Razia dan Bubarkan Sahur on The Road

Dari hari ke hari, Sahur on The Road (SOTR) alias sahur keliling yang awalnya niatnya baik, membagi-bagikan sahur ke warga tidak mampu, kini melenceng semakin meresahkan, melakukan vandalisme hingga pembacokan. Terakhir Senin (21/7) dini hari, beberapa korban pembacokan kelompok SOTR berjatuhan. Polda Metro Jaya akan merazia, membubarkan hingga menindak kelompok SOTR yang melakukan tindak pidana. Bila Anda setuju dengan tindakan Polda Metro Jaya, pilih Pro!
Pro
68%
Kontra
32%
Poling Index »

Gubernur Jokowi akan memberlakukan sistem pelat nomor ganjil dan genap untuk mengurai kemacetan lalu lintas di Jakarta. Setujukah Anda dengan sistem ini?