detikcom

Parkir Motor di Mall Central Park Butuh Perhatian Ekstra

Andoko Dean Lugisto - suaraPembaca
Kamis, 12/08/2010 16:27 WIB
Jakarta - Parkir motor di Mall Central Park Jakarta Barat membutuhkan perhatian ekstra. Setiap pukul 21.00 ketika arus kendaraan padat banyak motor yang melanggar peraturan dan memilih jalur pintas dengan lawan arah. Sungguh berbahaya.

Yang mengantri baik- baik dan mengikuti peraturan menjadi jengkel. Apalagi pihak petugas parkir terkesan sembrono dan menghalalkan cara pintas tersebut.

Saya sempat komplain kepada petugas yang ada di sana. Tapi, ditanggapi dengan dingin dan tidak bersahabat.

Mohon pihak Central Park menanggapi keluhan kami para pelanggan service parkir di sana. Hingga surat ini saya ketik parkir motor di sana masih saja tetap semrawut. Terima Kasih atas perhatiannya.

Andoko Dean Lugisto
Jalan Taman Ratu Blok G3 Nomor 2 Jakarta Barat
email_ke_dean@yahoo.com
02196102916


(msh/msh)

Share:



 atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com,
Suara Pembaca Terbaru Index »
OpiniAnda Index »
  • Senin, 26/01/2015 09:04 WIB
    Pertobatan Moral dan Etis Penegak Hukum
    Drama hukum menegangkan bumi nusantara telah digelar nyata, bukan fiksi tapi realita. Sikap maryarakat nyata terbelah, tidak seperti Cicak vs Buaya jilid 1 yang sangat terang menderang seluruh komponen bangsa mendukung dibalik KPK.
ProKontra Index »

Jika Presiden Jokowi Berhentikan BW, BG Juga Harus Dinonaktifkan

Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto (BW) mengajukan berhenti sementara karena menjadi tersangka di Polri. Menurut peneliti ICW, Donal Fariz, bila Presiden nanti menerima pengunduran diri BW, maka Presiden juga harus menonaktifkan Komjen Budi Gunawan (BG) sebagai calon Kapolri. Apalagi kasus yang menjerat Komjen BG lebih krusial, yakni korupsi dibanding kasus yang menjerat BW, pidana biasa. Bila Anda setuju dengan Donal Fariz, pilih Pro!
Pro
79%
Kontra
21%
Poling Index »

Gubernur Jokowi akan memberlakukan sistem pelat nomor ganjil dan genap untuk mengurai kemacetan lalu lintas di Jakarta. Setujukah Anda dengan sistem ini?