detikcom

Masih Ingin Melanjutkan Asuransi Primajaga Rekening Danamon

Adnan - suaraPembaca
Kamis, 01/04/2010 16:36 WIB
FOTO: /ilus ist.
Jakarta - Istri saya sewaktu membuka rekening di Danamon Jl Boulevard Makassar juga ditawarkan Program Primajaga. oleh Customer Service diinformasikan kalau biaya akan di-autodebet dari rekening. Customer Service tidak menjelaskan jika 3 bulan berturut-turut tidak ada setoran maka asuransinya otomatis ditutup.

Pada bulan Januari 2010 ternyata sudah ditutup karena rekening istri saya tidak mencukupi angsurannya. Akhirnya setoran senilai 3 juta lebih menjadi milik asuransi Manulife tanpa ada konfirmasi atau pemberitahuan dari Danamon. Saat kami menanyakan hal ini ke Customer Service Danamon justru kami yang disalahkan tidak membaca keterangan di sertifikatnya. Padahal justru Customer Service yang tidak memberikan informasi yang lengkap.

Pada intinya kami ingin tetap melanjutkan asuransi ini. Namun, info dari Customer Service Danamon pihak Manulife sudah tidak bisa memperpanjang asuransi kami ini. Oleh karena itu mohon bantuan dari pihak Manulife selaku pemilik program Primajaga. Namun, jika permintaan kami ini tidak bisa dipenuhi kami sangat kecewa dengan kinerja Manulife.

Namun, saya yakin Manulife bisa memberikan solusi yang terbaik atas masalah kami ini. Karena, perusahaan saya memilih Manulife untuk mengelola dana pensiun saya.

Berikut No seri 00000426717 periodenya 28 Nov 2008 - 28 Nov 2016. Atas nama Maresca Cicilia.

Adnan
Jl AP Pettarani E 22/43 Makassar
high.vertical@gmail.com
08194277788



(msh/msh)

Share:



Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com,
Suara Pembaca Terbaru Index »
OpiniAnda Index »
  • Sabtu, 12/07/2014 02:06 WIB
    Wisma Samudera, Aset Sejarah yang Terbiarkan
    Saat ditawan Belanda di Mentok sekitar tahun 1948, Bung Karno menyempatkan waktu untuk mengunjungi Toboali yang saat itu berstatus sebagai kewedanaan.
ProKontra Index »

Polisi akan Razia dan Bubarkan Sahur on The Road

Dari hari ke hari, Sahur on The Road (SOTR) alias sahur keliling yang awalnya niatnya baik, membagi-bagikan sahur ke warga tidak mampu, kini melenceng semakin meresahkan, melakukan vandalisme hingga pembacokan. Terakhir Senin (21/7) dini hari, beberapa korban pembacokan kelompok SOTR berjatuhan. Polda Metro Jaya akan merazia, membubarkan hingga menindak kelompok SOTR yang melakukan tindak pidana. Bila Anda setuju dengan tindakan Polda Metro Jaya, pilih Pro!
Pro
75%
Kontra
25%
Poling Index »

Gubernur Jokowi akan memberlakukan sistem pelat nomor ganjil dan genap untuk mengurai kemacetan lalu lintas di Jakarta. Setujukah Anda dengan sistem ini?