detikcom

Smart Perlu Waktu Setengah Jam Sampai Website Terbuka

Anto - suaraPembaca
Rabu, 17/02/2010 09:23 WIB
FOTO: /ilustrasi ist.
Jakarta - Saya pemakai layanan internet Smart yang katanya bisa cepat sampai-sampai harus pakai seat belt. Tapi, kenyataannya sangat jauh berbeda. Awalnya sih lumayan. Tapi, setelah empat bulan untuk membuka detik.com saja perlu waktu setengah jam sampai terbuka full page.

Pada tanggal 15 Februari 2010 sekitar pukul 15.00 saya sudah laporan via telepon ke Customer Service. Sewaktu ditelepon juga harus menunggu sampai setengah jam baru ada Customer Service yang melayani.

Setelah dibuatkan laporan pada malam hari sekitar jam setengah sembilan saya dihubungi oleh Smart teknisi lewat telepon 08812103028. Katanya sudah beres. Namun, setelah saya buka lagi tidak ada perbedaan sama sekali.

Setelah itu saya telepon lagi ke Customer Service Smart yang baru diangkat sekitar 15 menit kemudian. Tapi, sampai saat ini Smart-nya tetep tidak pinter-pinter alias lelet. Saya mohon perhatiannya dan terima kasih.

Anto
Tanjung Duren Jakarta
tan_shieldz@yahoo.com
081383145726


(msh/msh)

Share:



Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com,
Suara Pembaca Terbaru Index »
OpiniAnda Index »
  • Senin, 02/03/2015 10:35 WIB
    Chapel Hill Shooting: Dari Rasisme ke Terorisme
    Kasus penembakan terhadap tiga muslim Amerika di Chapel Hill yang menempati urutan ke 7 trending topic dunia, telah menyisakan asa bagi kaum muslim di seluruh dunia. Peristiwa ini menyusul kejadian penembakan serupa di Paris terhadap wartawan majalah satire Chalrie Hebdo sebagai respon atas penerbitan kartun Nabi Muhammad.
ProKontra Index »

Dukung Ahok Lawan Begal APBD DKI!

Perseteruan Gubernur DKI Jakarta Basuki T Purnama (Ahok) dan DPRD DKI perihal 'dana siluman' dalam APBD 2015 menjadi perhatian publik. Berbagai gerakan warga dilancarkan untuk mendukung Ahok melawan begal APBD. Di sudut-sudut jalan terdapat berbagai spanduk mendukung Ahok. Salah satunya spanduk "#Kami Adalah Ahok, Lawan Begal APBD". Bila Anda setuju gerakan warga mendukung Ahok, pilih Pro!
Pro
99%
Kontra
1%
Poling Index »

Gubernur DKI Jakarta Basuki T Purnama (Ahok) melaporkan 'dana siluman' yang muncul dalam APBD DKI sejak tahun 2012 ke KPK. Setujukah Anda dengan tindakan Ahok ini?