detikcom

Pemesan Tupperware Ingin Produk Promo Itu Tidak Cuma Satu

Rosiana - suaraPembaca
Jumat, 30/10/2009 13:15 WIB
FOTO: /ist.
Jakarta - Segala hormat kepada merk produk Tupperware (PT Pijar Graha Cemerlang) sebagai member saya merasa kecewa. Motto dari Tupperware "Peluang untuk Mengubah Hidup Anda" membuat saya menjadi bertanya. Dengan maksud ingin mendapatkan tambahan dengan menjadi member Tupperware saya kira dalam makna motto merk Tupperware tidak akan menyusahkan membernya.

Tetapi, tidak untuk saya. Ketika saya menjual produk promo saya harus mengambil barang dengan nominal yang ditentukan hanya untuk mendapatkan satu buah produk promo. Sedangkan orang yang memesan barang ingin produk promo itu tidak cuma 1 atau 2 biji. Akhirnya saya tidak bisa mendapatkan barang.

Sebagai member saya mengerti peraturan yang ada di mana di dalamnya tidak terdapat poin yang menekankan member harus membeli produk dengan nilai nominal target yang ditentukan. Saya mohon penjelasan dari Tupperware. Terima kasih atas perhatiannya.

Rosiana
Jl Lontar 7 No 17 Jakarta
rkrisnaningsih@yahoo.com
30014376



(msh/msh)

Share:
Baca Juga



Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com,
Suara Pembaca Terbaru Index »
OpiniAnda Index »
  • Selasa, 16/09/2014 11:33 WIB
    'Mengobati' Pilkada Langsung Oleh Rakyat
    Penulis teringat seuntai kalimat ceramah Almarhum Dr.H. Zainuddin MZ, 'ibarat makan salak, bukan isinya yang kita makan tetapi kulitnya yang kita ambil lalu batunya kita telen, ya pasti rusak'.
ProKontra Index »

16 Kursi Menteri dari Parpol di Kabinet Jokowi Terlalu Banyak

Presiden Terpilih Jokowi telah mengumumkan postur kabinetnya. Jokowi memberi jatah 16 kursi untuk kader parpol. Menurut pengamat politik dari UIN Syarif Hidayatullah Gun Gun Heryanto, 16 kursi untuk kader parpol ini dinilai terlalu besar, tak sesuai harapan publik. Awalnya publik mengira jatah menteri untuk parpol jauh lebih sedikit. Bila Anda setuju dengan Gun Gun Heryanto, pilih Pro!
Pro
27%
Kontra
73%
Poling Index »

Gubernur Jokowi akan memberlakukan sistem pelat nomor ganjil dan genap untuk mengurai kemacetan lalu lintas di Jakarta. Setujukah Anda dengan sistem ini?