detikcom

Pemesan Tupperware Ingin Produk Promo Itu Tidak Cuma Satu

Rosiana - suaraPembaca
Jumat, 30/10/2009 13:15 WIB
FOTO: /ist.
Jakarta - Segala hormat kepada merk produk Tupperware (PT Pijar Graha Cemerlang) sebagai member saya merasa kecewa. Motto dari Tupperware "Peluang untuk Mengubah Hidup Anda" membuat saya menjadi bertanya. Dengan maksud ingin mendapatkan tambahan dengan menjadi member Tupperware saya kira dalam makna motto merk Tupperware tidak akan menyusahkan membernya.

Tetapi, tidak untuk saya. Ketika saya menjual produk promo saya harus mengambil barang dengan nominal yang ditentukan hanya untuk mendapatkan satu buah produk promo. Sedangkan orang yang memesan barang ingin produk promo itu tidak cuma 1 atau 2 biji. Akhirnya saya tidak bisa mendapatkan barang.

Sebagai member saya mengerti peraturan yang ada di mana di dalamnya tidak terdapat poin yang menekankan member harus membeli produk dengan nilai nominal target yang ditentukan. Saya mohon penjelasan dari Tupperware. Terima kasih atas perhatiannya.

Rosiana
Jl Lontar 7 No 17 Jakarta
rkrisnaningsih@yahoo.com
30014376



(msh/msh)

Share:
Baca Juga



Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com,
Suara Pembaca Terbaru Index »
OpiniAnda Index »
  • Sabtu, 20/12/2014 16:04 WIB
    Kemaritiman: Saatnya Mewujudkan Cita-cita Mulia Suharto yang Tertunda
    Hari-hari ini kita membaca dan mendengar pembicaraan tentang kemaritiman di media massa tengah hangat-hangatnya. Tentu antusiasme pejabat dan pemangku untuk membenahi sektor kelautan membuncah, campur aduk antara pesimisme dan optimisme perlu kita dukung meskipun terkesan terlambat.
ProKontra Index »

Kebijakan Ahok Larang Pemotor Masuk HI Digugat

Kebijakan Gubernur DKI Basuki T Purnama atau Ahok yang melarang kawasan HI hingga Medan Merdeka Barat akan digugat. Kebijakan itu dinilai diskriminatif. Bagaimana menurut Anda? Bila Anda setuju kebijakan itu digugat pilih Pro. Bila tidak setuju kebijakan itu digugat pilih Kontra.
Pro
56%
Kontra
44%
Poling Index »

Gubernur Jokowi akan memberlakukan sistem pelat nomor ganjil dan genap untuk mengurai kemacetan lalu lintas di Jakarta. Setujukah Anda dengan sistem ini?