detikcom

Pemesan Tupperware Ingin Produk Promo Itu Tidak Cuma Satu

Rosiana - suaraPembaca
Jumat, 30/10/2009 13:15 WIB
FOTO: /ist.
Jakarta - Segala hormat kepada merk produk Tupperware (PT Pijar Graha Cemerlang) sebagai member saya merasa kecewa. Motto dari Tupperware "Peluang untuk Mengubah Hidup Anda" membuat saya menjadi bertanya. Dengan maksud ingin mendapatkan tambahan dengan menjadi member Tupperware saya kira dalam makna motto merk Tupperware tidak akan menyusahkan membernya.

Tetapi, tidak untuk saya. Ketika saya menjual produk promo saya harus mengambil barang dengan nominal yang ditentukan hanya untuk mendapatkan satu buah produk promo. Sedangkan orang yang memesan barang ingin produk promo itu tidak cuma 1 atau 2 biji. Akhirnya saya tidak bisa mendapatkan barang.

Sebagai member saya mengerti peraturan yang ada di mana di dalamnya tidak terdapat poin yang menekankan member harus membeli produk dengan nilai nominal target yang ditentukan. Saya mohon penjelasan dari Tupperware. Terima kasih atas perhatiannya.

Rosiana
Jl Lontar 7 No 17 Jakarta
rkrisnaningsih@yahoo.com
30014376



(msh/msh)

Share:
Baca Juga



 atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com,
Suara Pembaca Terbaru Index »
OpiniAnda Index »
  • Kamis, 17/04/2014 11:56 WIB
    Selamatkan Remaja dengan Islam
    Pada tanggal 26 April 2014, 20 ribu pelajar Sumatera Utara akan mengikuti Gebyar Generasi Berencana (GenRe). Acara ini dimotori oleh Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Sumatera Utara.
ProKontra Index »

Camat dan Lurah Tak Perlu Ada, Ganti Jadi Manajer Pelayanan Satu Atap

Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) segera merealisasikan kantor kelurahan dan kecamatan menjadi kantor pelayanan terpadu satu pintu. Lurah dan camat bakal berfungsi sebagai manajer pelayanan. Ahok berpendapat lurah dan camat tak perlu lagi ada di Indonesia. Bila Anda setuju dengan gagasan Ahok, pilih Pro!
Pro
75%
Kontra
25%
Poling Index »

Gubernur Jokowi akan memberlakukan sistem pelat nomor ganjil dan genap untuk mengurai kemacetan lalu lintas di Jakarta. Setujukah Anda dengan sistem ini?