detikcom

Harga Tiket KA Matarmaja 50,000 Diminta Membayar Sebesar 51,000

Ibnu Daqiqil Id - suaraPembaca
Jumat, 23/10/2009 15:19 WIB
FOTO: /ist.
Jakarta - Pada tanggal 12 Juni 2009 saya melakukan perjalanan menggunakan Kereta Api (KA) Matarmaja jurusan Jakarta - Malang. Waktu itu saya belum pernah menaiki kereta api tersebut. Harga tiket yang seharusnya saya bayar adalah sebesar Rp 50,000 tetapi saya diminta untuk membayar sebesar Rp 51,000.

Atas perbuatan tersebut saya menghubungi Bapak Broer Rizal (Wakil Kepala Stasiun Senin) lalu menanyakan hal tersebut. Waktu itu saya mendapat jawaban bahwa kemungkinan tidak ada pengembalian uang receh (saya heran kok alasannya begitu).

Satu minggu kemudian saya berangkat lagi menggunakan KA yang sama dan masih dikenakan tambahan liar tersebut. Lalu, saya melapor lagi ke Bapak Broer Rizal. Sampai kali ke empat saya menggunakan kereta tersebut masih juga dikenakan pungutan liar.

Bayangkan ada sekitar 1.000 orang lebih dalam sekali pemberangkatan. Jika 50%-nya saja yang dikenakan pungutan liar maka sudah berapa besar kerugian yang di derita masyarakat setiap hari. Terima kasih atas perhatiaannya. 

Ibnu Daqiqil Id
Jl Pramuka No 6 Jakarta
xibnoe@gmail.com
081334221986


(msh/msh)

Share:



Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com,
Suara Pembaca Terbaru Index »
OpiniAnda Index »
  • Sabtu, 12/07/2014 02:06 WIB
    Wisma Samudera, Aset Sejarah yang Terbiarkan
    Saat ditawan Belanda di Mentok sekitar tahun 1948, Bung Karno menyempatkan waktu untuk mengunjungi Toboali yang saat itu berstatus sebagai kewedanaan.
ProKontra Index »

Polisi akan Razia dan Bubarkan Sahur on The Road

Dari hari ke hari, Sahur on The Road (SOTR) alias sahur keliling yang awalnya niatnya baik, membagi-bagikan sahur ke warga tidak mampu, kini melenceng semakin meresahkan, melakukan vandalisme hingga pembacokan. Terakhir Senin (21/7) dini hari, beberapa korban pembacokan kelompok SOTR berjatuhan. Polda Metro Jaya akan merazia, membubarkan hingga menindak kelompok SOTR yang melakukan tindak pidana. Bila Anda setuju dengan tindakan Polda Metro Jaya, pilih Pro!
Pro
69%
Kontra
31%
Poling Index »

Gubernur Jokowi akan memberlakukan sistem pelat nomor ganjil dan genap untuk mengurai kemacetan lalu lintas di Jakarta. Setujukah Anda dengan sistem ini?