detikcom

Pengalaman Tidak Menyenangkan Pembuatan SIM Polres Bekasi

Michael Seno Setiawan - suaraPembaca
Senin, 22/10/2007 12:11 WIB
Jakarta - Sungguh suatu hal yang sangat tidak menyenangkan saat melakukan pembuatan SIM (Surat Izin Mengemudi) di Polres Metro Bekasi. Adalah kesalahan saya melakukan pendaftaran pembuatan SIM di Loket Jaga Polres Bekasi. Oleh petugas Polisi yang sedang berjaga awalnya saya bertanya mengenai bilamana akan membuat SIM baru dan langsung ditawari perlu bantuan atau tidak. Dan akhirnya saya memutuskan untuk dengan bantuan. Namun, dengan biaya sebesar 330 ribu (saya membayar 660 ribu untuk SIM A dan SIM C). Sungguh memalukan seperti inikah potret bangsa kita. Para aparat hukum sendiri melakukan tindakan memalukan seperti ini dan sudah dianggap biasa. Pemimpin bangsa ini sungguh tidak mempunyai visi jauh ke depan. Bangsa ini hanya hidup dari hari ke hari. Sungguh terpuruk moral pemimpin negara ini yang hanya mementingkan perut mereka sendiri. Mohon para media massa termasuk detikcom dapat menjadi media untuk perbaikan moral pemimpin dan bangsa ini. Media massa seharusnya dapat mendorong pemerintah untuk dapat melakukan perubahan sehingga rakyat mendapatkan komitmen dari para pemimpin bangsa. Bukan sekedar pemimpin bangsa yang hanya pintar berbicara saja. Terima kasih, Michael Seno Setiawan michael.setiawan@jatis.com (msh/msh)

Share:



Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com,
Suara Pembaca Terbaru Index »
OpiniAnda Index »
  • Senin, 02/03/2015 10:35 WIB
    Chapel Hill Shooting: Dari Rasisme ke Terorisme
    Kasus penembakan terhadap tiga muslim Amerika di Chapel Hill yang menempati urutan ke 7 trending topic dunia, telah menyisakan asa bagi kaum muslim di seluruh dunia. Peristiwa ini menyusul kejadian penembakan serupa di Paris terhadap wartawan majalah satire Chalrie Hebdo sebagai respon atas penerbitan kartun Nabi Muhammad.
ProKontra Index »

Dukung Ahok Lawan Begal APBD DKI!

Perseteruan Gubernur DKI Jakarta Basuki T Purnama (Ahok) dan DPRD DKI perihal 'dana siluman' dalam APBD 2015 menjadi perhatian publik. Berbagai gerakan warga dilancarkan untuk mendukung Ahok melawan begal APBD. Di sudut-sudut jalan terdapat berbagai spanduk mendukung Ahok. Salah satunya spanduk "#Kami Adalah Ahok, Lawan Begal APBD". Bila Anda setuju gerakan warga mendukung Ahok, pilih Pro!
Pro
93%
Kontra
7%
Poling Index »

Gubernur DKI Jakarta Basuki T Purnama (Ahok) melaporkan 'dana siluman' yang muncul dalam APBD DKI sejak tahun 2012 ke KPK. Setujukah Anda dengan tindakan Ahok ini?