detikcom

Tafsir Al Misbah: Acara Paling Layak Tonton

Adhitya - suaraPembaca
Senin, 01/10/2007 09:23 WIB
Jakarta - Salut kepada Metro TV yang selalu menyiarkan acara Tafsir Al Misbah tiap Ramadan. Acara pada pukul 03.00 WIB ini sangat sarat akan ilmu bagi muslim saat menyantap makan sahur. Penjelasan yang santun dari Ustadz Quraish Shihab ayat per ayat mudah dipahami. Juga jawaban dari pertanyaan audiens. Menurut saya acara ini paling layak ditonton. Kepada manajemen Metro TV, saya usulkan acara ini tetap ada di luar Ramadan di luar hari kerja. Misalnya Sabtu atau Minggu pagi. Saingat saya acara ini dulu ada tiap Jumat siang. Sebaliknya pada jam yang sama stasiun TV swasta lain malah menayangkan acara yang kurang bermutu. Penuh dengan guyonan, kata-kata yang tidak bermanfaat, bahkan menghadirkan para banci yang dicela Alloh dan Rasul. Di luar jam tersebut juga ditayangkan sinetron-sinetron mistis, tidak masuk akal, dan merusak akidah. Kepada Majelis Ulama Indonesia mohon ketegasannya untuk mengatur dan menindak stasiun TV yang menayangkan acara tidak layak tonton. Adhitya Jl Taman Hidayah I No 9 Benhil Jakarta adheet99@yahoo.com 081578792819 (msh/msh)

Share:
Baca Juga



Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com,
Suara Pembaca Terbaru Index »
OpiniAnda Index »
  • Selasa, 31/03/2015 07:06 WIB
    Warisan yang Harus Diganti
    Kemacetan yang terjadi di beberapa kota besar seperti DKI Jakarta sudah merupakan suguhan yang biasa buat orang-orang yang tinggal atau bekerja di kota tersebut maupun di daerah sekitarnya (Bodetabek).
ProKontra Index »

Segera Revisi PP Ganti Rugi Salah Tangkap Rp 1 Juta!

Ganti rugi Rp 1 juta bagi korban salah tangkap dinilai sudah tidak layak lagi. Ahli pidana UII Dr Mudzakkir mengatakan PP No 27 Tahun 1983 memuat ketentuan yang sudah tidak sesuai lagi dengan keadaan sekarang. Untuk itu, Dr Mudzakkir mengusulkan PP itu harus diubah dan memasukkan ganti rugi sesuai dengan kurs terkini. Bila Anda setuju dengan usulan Dr Mudzakkir, pilih Pro!
Pro
100%
Kontra
0%
Poling Index »

Setujukah Anda dengan pemblokiran situs-situs online yang dinilai BNPT radikal?