detikcom

Tafsir Al Misbah: Acara Paling Layak Tonton

Adhitya - suaraPembaca
Senin, 01/10/2007 09:23 WIB
Jakarta - Salut kepada Metro TV yang selalu menyiarkan acara Tafsir Al Misbah tiap Ramadan. Acara pada pukul 03.00 WIB ini sangat sarat akan ilmu bagi muslim saat menyantap makan sahur. Penjelasan yang santun dari Ustadz Quraish Shihab ayat per ayat mudah dipahami. Juga jawaban dari pertanyaan audiens. Menurut saya acara ini paling layak ditonton. Kepada manajemen Metro TV, saya usulkan acara ini tetap ada di luar Ramadan di luar hari kerja. Misalnya Sabtu atau Minggu pagi. Saingat saya acara ini dulu ada tiap Jumat siang. Sebaliknya pada jam yang sama stasiun TV swasta lain malah menayangkan acara yang kurang bermutu. Penuh dengan guyonan, kata-kata yang tidak bermanfaat, bahkan menghadirkan para banci yang dicela Alloh dan Rasul. Di luar jam tersebut juga ditayangkan sinetron-sinetron mistis, tidak masuk akal, dan merusak akidah. Kepada Majelis Ulama Indonesia mohon ketegasannya untuk mengatur dan menindak stasiun TV yang menayangkan acara tidak layak tonton. Adhitya Jl Taman Hidayah I No 9 Benhil Jakarta adheet99@yahoo.com 081578792819 (msh/msh)

Share:
Baca Juga



Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com,
Suara Pembaca Terbaru Index »
OpiniAnda Index »
  • Rabu, 20/05/2015 07:19 WIB
    Penggiat Buku untuk Kebangkitan Nasional
    Arah perjalanan awal kebangkitan nasional dipelopori Van Ophuijsen atau dikenal Boedi Oetomo didirikan oleh Dr. Soetomo dan digagas oleh Dr. Wahidin Sudirohusodo.
ProKontra Index »

Ayah Pemerkosa Putri Kandung dan Bunuh 4 Anaknya Layak Dihukum Mati!

Sadriansyah, warga Sungai Kunjang, Samarinda, Kaltim tega memperkosa putri kandungnya dan membunuh 4 anak-anak sendiri saat masih kecil. Anggota Komisi VIII DPR Maman Imanulhaq berpendapat, Sadriansyah pantas dihukum mati karena menjadi ayah yang biadab. Bila Anda setuju bahwa hukuman yang setimpal bagi Sadriansyah adalah hukuman mati, pilih Pro!
Pro
90%
Kontra
10%
Poling Index »

Puaskah Anda terhadap kinerja DPR sekarang?