detikcom

Kartu Kredit BNI Mengecewakan

Rose Diana Sari - suaraPembaca
Senin, 28/03/2005 14:48 WIB
Jakarta - Melalui surat ini saya merasa sangat kecewa atas prosedur perhitungan bunga penarikan tunai dari kartu kredit BNI. Nama saya : Rose Diana Sari Perlu diketahui, pada lembar tagihan tanggal cetak 20-02-2005 di situ tertera: Tagihan bulan ini : 2.843.026 Pembayaran minimun : 284.400 Tanggal jatuh tempo : 12-03-2005 Lalu pada tanggal 02-03-2005 saya melakukan pembayaran via ATM BNI sebesar tersebut di atas (Rp. 2.843.026). Tetapi alangkah kagetnya saya pada lembar tagihan tanggal cetak 20-03-2005 disitu ada biaya bunga sebesar Rp 11.059,00 Saya telepon ke Teleplus BNI, bunga apa itu yang dibebankan ke saya? Sebab membaca INFORMASI UNTUK ANDA di balik lembar penagihan di situ tertulis, bahwa bunga akan muncul pada penagihan berikutnya apabila Anda membayar kurang dari jumlah tagihan baru atau membayar setelah tanggal jatuh tempo. Menurut ibu Fonny (Teleplus Officer waktu itu) bunga itu berasal dari penarikan tunai yang pernah saya ambil, terhitung dari tanggal cetak (20-02-2005) sampai dengan tanggal saya bayar tagihan (02-03-2005). Oke jika memang penjelasannya begitu masih masuk akal dipikiran sehat saya. Lalu gini, di lembar penagihan saya yang baru ini (tanggl cetak 20-03-2005) di situ tertulis : Tagihan bulan ini : 391.715 Pembayaran minimun : 50.000 Tanggal jatuh tempo : 09-04-2005 Nah, kalau saya bayar sejumlah Rp 391.715,00 pada tanggal 09-04-2005 apakah pada penagihan selanjutnya saya masih kena bunga? Dan jawabannya iya, kalau ibu bayarnya sejumlah itu (Rp 391.715) sebab katanya bunga penarikan tunai itu akan terus dibebankan selama masih ada transaksi yang masih ibu lakukan, sebab pembayaran yang masuk akan dipotongkan terlebih dahulu untuk pembelanjaan retail, kecuali jika pembayaran itu ibu lakukan tanggal sekarang yaitu sejumlah Rp 584.841 (seluruh transaksi plus bunga yang terhitung per hari ini). Kenapa saya harus membayar sejumlah itu padahal jumlah selain Rp 391.715 itu kan belum jatuh tempo? Yang menjadi pertanyaan besar bagi saya: Apa gunanya kartu kredit kalau saya harus langsung bayar semua transaksi saya? 1. Apakah itu berarti saya diharuskan untuk tidak melakukan transaksi sehingga bunga tunai saya berhenti? Dan BNI dengan enaknya memungut biaya tahunan dari saya? 2. Dan apa gunanya fasilitas tarik tunai kalau akibatnya jadi mencekik leher konsumennya begini? 3. Bagaimana ini BNI? Kalau tidak ada respons yang membantu, saya maka dengan terpaksa saya akan menutup kartu kredit saya pada BNI, dan otomatis saya akan merekomendasikan kepada semua teman teman saya untuk tidak menggunakan kartu kredit bni yang ternyata mengecewakan dan sama sekali tidak memberi makna pada tiap transaksi. rose_dsh@yahoo.com Kedinding Tengah V/11 Surabaya (nrl/)

Share:



Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com,
Suara Pembaca Terbaru Index »
OpiniAnda Index »
  • Sabtu, 12/07/2014 02:06 WIB
    Wisma Samudera, Aset Sejarah yang Terbiarkan
    Saat ditawan Belanda di Mentok sekitar tahun 1948, Bung Karno menyempatkan waktu untuk mengunjungi Toboali yang saat itu berstatus sebagai kewedanaan.
ProKontra Index »

Polisi akan Razia dan Bubarkan Sahur on The Road

Dari hari ke hari, Sahur on The Road (SOTR) alias sahur keliling yang awalnya niatnya baik, membagi-bagikan sahur ke warga tidak mampu, kini melenceng semakin meresahkan, melakukan vandalisme hingga pembacokan. Terakhir Senin (21/7) dini hari, beberapa korban pembacokan kelompok SOTR berjatuhan. Polda Metro Jaya akan merazia, membubarkan hingga menindak kelompok SOTR yang melakukan tindak pidana. Bila Anda setuju dengan tindakan Polda Metro Jaya, pilih Pro!
Pro
72%
Kontra
28%
Poling Index »

Gubernur Jokowi akan memberlakukan sistem pelat nomor ganjil dan genap untuk mengurai kemacetan lalu lintas di Jakarta. Setujukah Anda dengan sistem ini?